Selasa, 18 Oktober 2011

Kompetisi Bisnis

Strategi korporasi adalah apakah unit bisnis baru dapat menghasilkan keunggulan bersaing dari hubungannya dengan unit-unit bisnis lain atau dengan induk perusahaan Strategi korporasi merupakan strategi yang dijalankan oleh induk grup perusahaan atau holding company untuk mengatur berbagai perusahaan atau strategic business unit yang ada di bawahnya. Ada empat konsep strategi korporasi yang telah banyak diaplikasikan:
  • portfolio management
  • restructuring
  • transferring skills
  • sharing activities
Faktor yang melatar belakangi terjadinya kompetisi bisnis

1.     Pendatang Baru.
2.     Ancaman produk atau jasa pengganti. 
3.     Kekuatan Pemasok.
4.     Konsumen.
5.     Persaingan di antara pemain yang sudah ada. 
6.     Pemerintah. 

Analisis terhadap kompetitor
Mengidentifikasi pesaing sepertinya merupakan tugas perusahaan yang sederhana. Perusahaan lebih mungkin dikalahkan oleh pesaingnya saat ini (yang baru) muncul atau oleh teknologi baru, dibandingkan oleh pesaingnya saat ini.
Untuk menganilis industri dan persaingan, ada empat cara yang harus dilakukan:
1.      Definisikan pasar sasaran (target market) kompetitor.
2.      Identifikasi pesaing langsung.
3.      Ketahui kondisi persaingan (mapping ). 

Analisa pasar adalah sebuah penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada permintaan dan ketersediaan dari suatu produk (Carn, 1988).  Variabel yang biasa digunakan untuk mengukurnya yaitu : perilaku konsumen, analisa pesaing, potensi konsumen, kekuatan dalam persaingan, dan kunci sukses.
Penciptaan Nilai adalah penambahan nilai baru terhadap kegiatan individu atau kelompok untuk menghasilkan produk/jasa yang lebih cepat, lebih tepat, lebih efisien, lebih bermutu, lebih responsif, dan lebih fleksibel.  Sedangkan Proses Bisnis adalah cara yang lebih baik untuk mendeliver atau menyampaikan barang dan jasa kepada pelanggan. Proses bisnis dibagi menjadi empat dimensi, yaitu : Kompetensi Pegawai, Proses Kerja, Pemanfaatan Teknologi, dan Rumusan Strategi.
Michael Porter mengeluarkan teori rantai nilai dalam bukunya yang berjudul “Strategi Persaingan”. Teori ini menjelaskan bagaimana proses penciptaan nilai terjadi di dalam perusahaan melalui suatu aktivitas utama disertai aktivitas pendukung. Menurut Porter, secara umum aktivitas utama itu terdiri dari logistik ke dalam (inbound logistics), operasi dan produksi, logistik ke luar (outbound logistics) atau distribusi, pemasaran dan penjualan, serta layanan kepada pelanggan. Sedangkan aktivitas pendukung semua aktivitas utama di atas secara umum terdiri dari pengadaan (procurement), manajemen sumber daya manusia, pengembangan teknologi (termasuk teknologi informasi), serta infrastruktur kantor yang terdiri dari keuangan, akuntansi, dan administrasi.

Senin, 17 Oktober 2011

BALANCE SCORECARD

Pendekatan sistem pengukuran kinerja diperusahaan disebut Balance Scorecard, berikut ini dikutip beberapa pengertian tentang Balance Scorecard :
Atkinson, Banker, Kaplan and Young(1997) dalam buku Management Accounting,:
Yaitu :” Suatu set dari  target dan hasil kinerja  yang digunakan sebagai pendekatan untuk         mengukur kinerja  yang diarahkan kepada gabungan faktor kritis dari tujuan organisasi.”
Anthony and Govindarajan (1997) dalam buku Management Control System :
Yaitu : “ Suatu alat sistem untuk memfokuskan perusahaan , meningkatkan komunikasi antar tingkatan manjemen, menentukan tujuan organisasi  dan memberikan umpan balik yang terus-menerus guna keputusan yang strategis .”
Dari uraian diatas maka, ciri-ciri sistem balance score card, mengandung unsur-unsur sebagai  berikut :
1.      Merupakan suatu aspek dari strategi perusahaan.
2.      Menetapkan ukuran kinerja melalui mekanisme komunikasi antar tingkatan manajemen
3.      Mengevaluasi hasil kinerja secara terus menerus  guna perbaikan pengukuran kinerja pada kesempatan selanjutnya.
Balance scorecard  mencoba untuk menciptakan suatu gabungan  pengukuran strategis, pengukuran finansial dan nonfinansial serta pengukuran ekstern dan intern
Pengukuran perusahaan dapat dipandang  menjadi 4 kategori Perspektif ( Kaplan , 1996), yaitu : Perspektif finansial, Perspektif Langganan, Perspektif internal bisnis, serta Perspektif Pembelajaran dan pertumbuhan. Ke empat perspektif ini saling berhubungan dalam sebab akibat, sebagai cara untuk menterjemahkan strategi kedalam tindakan.
Berikut ini tahapan pelaksanaan balance scorecard (Anthony, 1997) sebagai berikut :
1.      Mendefinisikan strategi
2.      Mendefinisikan pengukuran
3.      Mengintegrasikan pengukuran kedalam sistem manajemen
4.      Meninjau ukuran yang ditetapkan dan hasilnya, dengan cara terus menerus.
Mendefinisikan strategi ;  Balance scorecard membangun hubungan antara strategi dan tindakan opersional,. Untuk memulai operasional  perlu organisasi mendefinisikan balance scorecard sesuai dengan mendefinisikan strategi organisasi, secara eksplisit pada tahap ini bahwa sasaran organisasi telah dikembangkan.

Balance Scorecard yang baik juga harus mencerminkan bauran antara pengukuran hasil yang diperoleh dan pengukuran terhadap pemicu kinerja. Pengukuran atas hasil yang diperoleh tidak menunjukkan bagaimana hasil tersebut diperoleh dan tidak memberikan indikasi awal apakah strategi perusahaan dilaksanakan dengan sukses atau tidak. Sebaliknya, pengukuran atas pemicu kinerja, misalnya waktu siklus produksi atau tingkat kerusakan dalam produksi, hanya memberikan informasi apakah perusahaan dapat mencapai perbaikan operasional jangka pendek, tetapi tidak mengungkapkan apakah perbaikan operasional tersebut berdampak pada peningkatan usaha maupun kinerja keuangan.

Rabu, 28 September 2011

Piutang

Adalah tuntutan kepada pihak lain untuk memperoleh uang, barang atau jasa tertentu (aktiva) pada masa yang akan datang sebagaimana akibat penyerahan barang atau jasa yang dilakukan saat ini.
Klasifikasi piutang dalam PSAK no 9 terdiri dari piutang usaha dan piutang lain-lain.  Piutang usaha merupakan piutang akibat penjualan barang atau jasa yang merupakan core product perusahaan tersebut.  Sedangkan piutang lain-lain adalah piutang yang tidak berasal dari bidang utama perusahaan tersebut, seperti : piutang dividen, piutang karyawan, uang muka perusahaan lain, piutang sewa, dll.
Penilaian piutang usaha, nilai piutang yang harus disajikan dalam laporan keuangan adalah :
1.  Pengakuan piutang awal
Ada 3 cara melakukan pengakuan piutang awal :
~. metode kotor : mengakui jumlah piutang sebesar penjualan tanpa dipengaruhi potongan yang akan diberikan.  Apabila debitur mengambil potongan, akan diakui sebagai pengurang penjualan
~. metode bersih, dimana jumlah piutang diakui setelah dikurangi potongan, dan apabila ternyata potongan tersebut tidak dimanfaatkan, akan diakui sebagai penghasilan lain-lain
~. metode cadangan, dimana mengakui jumlah piutang sebesar jumlah sebelum dikurangi potongan, tetapi penjualan diakui sebesar jumlah setelah dikurangi penjualan, dan sisanya dicatat dalam cadangan potongan penjualan.

2.  Taksiran jumlah kerugian piutang
Jumlah piutnag yang tidak tertagih diakui sebagai kerugian piutang dan harus dilakukan prediksi terhadap jumlah kerugian yang mungkin akan timbul.  Untuk menentukan besarnya piutang yang wajar perlu dibentu cadangan penghapusan piutang. 
Ada 3 cara untuk menaksir cadangan penghapusan piutang :
~  Menggunakan analisis umur piutang (aging schedule)
~  Taksiran dari saldo akhir piutang di Neraca. Biasanya disebabkan oleh adanya metode penjualan yang sering kali dilakukan secara tunai, sehingga apabila timbul piutang jumlahnya relatif kecil
~  Taksiran dari jumlah penjualan kredit selama satu periode, biasanya dilakukan oleh perusahaan yang sering mengadakan penjualan dengan non tunai, sehingga jumlah yang mungkin tidak tertagih lebih tepat jika ditunjukkan dari jumlah penjualan

Pengakuan dan pencatatan kerugian piutang :
~.  Metode langsung (direct write off), dimana kerugian piutang diakui dan dicatat ketika debitur sudah tidak mungkin lagi membayar utangnya
~.  Metode cadangan, menentukan jumlah kerugian piutang pada tanggal laporan keuangan dengan memperkirakan jumlah tertentu yang tidak bisa ditagih





3.  Piutang yang tidak sepenuhnya dikuasai perusahaan atau yang digunakan untuk mencari dana

Apa sih bedanya basis kas dan basis akrual?

Ada dua jenis basis yang umum digunakan untuk mengakui suatu transaksi, yaitu Basis Akrual
(Accrual Basis), dan Basis Kas (Cash Basis). Di beberapa literatur Akuntansi Sektor Publik, ada yang menyebutkan basis Akrual Modifikasian dan Kas Modifikasian. Namun demikian, pemahaman dasar kedua basis yang modifikasian tersebut tetap pada Basis Akrual dan Basis Kas, bedanya ada pada modifikasi penyesuaian di akhir perioda. Standar Akuntansi Keuangan mensyaratkan entitas profit-oriented di Indonesia untuk menggunakan Basis Akrual. Standar Akuntansi Pemerintahan (pada PP No. 24 Tahun 2005), dikenal ada dua jenis basis yang digunakan untuk menyusun Laporan Keuangan, yaitu : Neraca, menggunakan basis akrual

Basis kas dan basis akrual digunakan untuk mengakui kapan terjadinya suatu transaksi.
Suatu entitas/perusahaan/organisasi yang akuntansinya menggunakan Basis Akrual akan mengakui transaksi pada saat terjadinya.

Hold my hand


I hear the flower’s kinda crying loud
The breeze’s sound in sad, oh no
Tell me when did we become,
So cold and empty inside
Lost a way long time ago
Did we really turn out blind
We don’t see that we keep hurting each other no
All we do is just fight

Now we share the same bright sun,
The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought

Hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let’s pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you

Children seem like they’ve lost their smile
On the new blooded playgrounds
Oh no
How could we ignore , heartbreaking crying sounds
And we’re still going on
Like nobody really cares
And we just stopped feeling all the pain because
Like it’s a daily basic affair

Now we share the same bright sun,
The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought

No matter how far I might be
I’m always gonne be your neighbor
There’s only one small planet where to be
So I’m always gonna be your neighbor
We cannot hide, we can’t deny
That we’re always gonna be neighbors
You’re neighbor, my neighbor
We’re neighbors

So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind

So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let’s pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you


         Syair diatas adalah salah satu dari syair fave, yang isinya sangat jujur dan terbuka.  Kita yang tenggelam dengan kesibukan kita setiap hari, senin sampai dengan minggu terkadang mengabaikan lingkungan sekitar.  Yang kita kejar adalah materi dan kepuasan diri kita sendiri.  Tidak dapat disalahkan bahwa liberalisme telah  menyelimuti segala aspek kehidupan kita didukung oleh teori-teori kebutuhan salah satunya yang dikemukakan oleh Maslow, sebenarnya manusia adalah makhluk yang tidak pernah merasa puas.
         Pernahkan kita pikirkan saat kita merasakan hidangan yang sangat menggoda selera, di belahan dunia lain ada saudara kita yang menahan rasa lapar untuk waktu tak tentu.  Bagaimana kita dapat tidur nyenyak disaat banyak saudara kita yang tidur tanpa alas dan beratap langit.  Mungkin jika dikatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan basic religi yang kuat, hanyalah sebuah konteks karena jumlah penduduknya yang banyak dan mereka semua memeluk agama, dan tidak ada yang komunis, tetapi apakah sikap kita selama ini mencerminkan sikap manusia yang beragama ?  Atau kita pelu sebuah cermin yang cukup besar untuk menilai diri kita sendiri ?
       Menjadi kaya, memiliki semuanya adalah salah satu anugerah tersendiri dari Allah, tetapi perlu diingat kembali bahwa di dalam harta kita, terdapat harta anak yatim dan fakir miskin yang harus kita berikan.  Adalah suatu hal yang tidak terpuji apabila kita diberikan titipan, tetapi tidak disampaikan dengan baik.  Tetapi seindah-indahnya memiliki semuanya, tidak akan lebih indah apabila kita tidak membagikannya kepada saudara-saudara kita yang lain.  Melihat mereka tersenyum dapat membawa kebahagiaan tersendiri, bahkan akan lebih terasa indah dibanding menikmati kebahagiaan kita seorang diri.
Diriwayatkan oleh Imam Thabrani dari Abu Darda, bahwa Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya, “Inginkah kalian mendapatkan dua hal, yakni mendapatkan ketenangan batin dan kebahagiaan yang hakiki, serta terpenuhinya segala kebutuhan hidup kalian?”
Para sahabat menjawab: "Benar ya Rasul, kami menginginkan hal itu.” Rasul pun menjawab: “Sayangilah anak-anak yatim; bertanggung jawab serta memperhatikan kehidupan mereka, dan berilah makanan dari sebagian makanan yang kalian makan (untuk para dhu'afa dan fakir miskin); maka pasti kalian akan mendapatkan ketenangan batin dan kebahagiaan yang hakiki, serta terpenuhi kebutuhan kalian.”

Sungguh alangkah indahnya hidup orang yang telah mendapat jaminan keberlimpahan ketenangan lahir dan batin.Ya Allah berkahilah rizki hamba. Berikan kekuatan tangan ini untuk berbagi

Selasa, 23 Agustus 2011

Kedaulatan bangsa, dimanakah kau berada ??

     Hari ini saya membaca berita (yang mungkin terlambat saya baca) di yahoo yang menyebutkan bahwa campur tangan asing di Papua sangat kentara.

Dibawah ini kutipan beritanya :
INILAH.COM, Jakarta - Keterlibatan anggota parlemen Inggris di Papua dengan memfasilitasi konferensi International Parliamentary for West Papua (IPWP) untuk Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan bentuk intervensi asing terhadap kedaulatan RI.
Pendapat tersebut disampaikan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/8/2011). “Meskipun belum menjadi langkah resmi pemerintah Inggris, hal ini merupakan fakta nyata adanya campur tangan asing di Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, di Oxford Inggris diselenggarakan konferensi yang digagas International Lawyers for West Papua (ILWP).  Konferensi itu mengangkat tema tentang kemerdekaan Papua Barat, yakni "West Papua? The Road to Freedom". ILWP diduga dimotori oleh oknum anggota Parlemen Inggris.
Adhie menjelaskan, secara umum, di Papua tidak sedang terjadi pergolakan serius yang bisa ditafsirkan sebagai "keadaan bahaya" yang mengancam terjadinya pelanggaran HAM. Sehingga, Papua tidak layak menjadi urusan masyarakat Internasional.
Semua ini terjadi akibat lemahnya tata kelola pemerintah. “Dalam kasus OPM yang makin dapat dukungan Inggris, ini 100% merupakan cermin kegagalan politik luar negeri RI. Dampaknya, dalam beberapa pekan ke depan akan ada kegentingan di Papua.”
Adhie berpandangan, DPR dan para pemimpin politik nasional untuk membicarakan hal tersebut untuk segera menentukan langkah. Langkah itu perlu dilakukan karena menurut Adhie SBY pasti akan lamban menyikapi hal ini.
“Apabila kita, terutama para pemimpin politik tidak segera bertindak, dalam tempo setahun setelah ini, Organisasi Papua Merdeka (OPM) akan mendapat dukungan luas di dunia Internasional. Kalau sudah begitu, lepasnya Papua dari NKRI tinggal menunggu hari.”

     Bertahun-tahun di bangku sekolah kita dijejali dengan ilmu pendidikan kewarganegaraan, ataupun sejenisnya, yang berisikan tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang sangat indah bunyinya.  Yang kita herankan, dari tatanan masyarakat kelompok kecil yang bernama keluarga sampai dengan tatanan terbesar yaitu negara, ternyata norma-norma tersebut terkikis dengan sendirinya, entah oleh kemilau materi ataupun kepentingan lain yang akhirnya menimbulkan keberpihakan pada individu masing-masing.  Yang terjadi sungguh berbanding terbalik..  Ajaran yang kita terima adalah "kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau golongan"....  Kemana pasal itu tatkala para anggota dewan mengadakan konverensi dan rapat ?  Ataukah apabila sudah menjadi anggota dewan atau pemerintahan tidak lagi perlu mengamalkan pendidikan kewarganegaraan, atau perlu diusulkan oleh rakyat untuk diadakan penataran ulang ?  Sungguh menyedihkan negara ini.
        Kalaupun ada negara lain yang melakukan intervensi terhadap hal-hal yang termasuk kedalam wilayah kedaulatan negara, mengapa pemerintah tidak dapat menegur dan memberikan sangsi ? Ataukah memang negara lain tersebut diminta oleh rakyat yang notabene adalah warga negara Indonesia, tetapi tidak diperlakukan sama dengan warga negara Indonesia di kepulauan lain ?  Banyak kemungkinan penyebabnya,  tetapi hal itu tidak akan terjadi selama pemerintah dapat berbuat "adil" kepada rakyatnya.
    Banyak hal yang ingin saya keluhkan apabila topiknya adalah pemerintah, dimana seolah-olah tidak ada pemerintah saat kita berjalan ke luar pulau jawa utamanya di daerah terpencil.  Di saat penduduk perbatasan yang lebih memilih menjadi penduduk negara lain karena kenyamanan fasilitas yang mereka tawarkan jauh melebihi yang didapatkan apabila menjadi penduduk negeri ini.  Infrastruktur di pulau Jawa dan Bali utamanya yang sangat timpang dibandingkan dengan pulau-pulau lain di negeri ini, dimana bahkan masalah yang sangat pokok dan sudah diatur dalam undang - undang seperti listrik dan air pun tidak dikelola dengan benar. 
Apakah negara ini miskin ?? Jawab nya : TIDAK
Tetapi karena ada kantong-kantong uang yang yang harus diisi saat pemerintah mengucurkan dana ke daerah, menyebabkan ketidak merataan terjadi. 
    Belum lagi adanya kerjasama-kerjasama yang ditanda tangani oleh pemerintah dengan pihak asing yang ternyata hasilnya tidak dapat dinikmati oleh penduduk setempat.  Makin lengkaplah pemicu yang membuat memanasnya hubungan pemerintah dan rakyat.  Sangat dimengerti apabila ketidakpuasan tersebut dapat berdampak pada perpecahan bangsa ini.  Dan apabila mereka merasa tidak mendapatkan keadilan, kemudian mereka mencari keadilan diluar sana, merupakan hal yang wajar.
    Belakangan juga sangat marak masalah TKI yang mengalami nasib yang mengenaskan di negeri orang.  Terlepas dari kesalahan TKI itu sendiri, mengapa pemerintah menjadi pihak yang terakhir mengetahui ataupun dikonfirmasi terntang masalah seperti ini ?  Kemana pemerintah disaat mereka dibutuhkan ?  Mengapa masalah tersebut tidak pernah terjadi di masa yang lalu ?  Ataukah memang citra pemerintah saat ini di mata internasional begitu tidak berharga, sehingga kedaulatannya pun dilanggar dan dilecehkan oleh negara lain ?
   Semoga pemerintah cepat tanggap menanggapi masalah yang terjadi di Papua, sebelum kejadian Timor Leste terulang kembali.  

Sabtu, 20 Agustus 2011

Pemimpin yang baik

       Dari tahun ke tahun, mayoritas dari kita merasakam haus akan seorang pemimpin yang sebenarnya,  pemimpin yang mampu membawa yang dipimpinnya ke dalam situasi yang  lebih baik dan sejahtera.  Yang terjadi saat ini adalah masyarakat yang berjalan sendiri-sendiri, karena saat mereka menengok ke atas, mereka tidak mampu menemukan figur pemimpin tersebut, sementara roda kehidupan harus tetap berjalan.  Terlintas di pikiran saya bahwa ada atau tidak seorang pemimpin, tidak merubah keadaan.  Mereka hanya simbol dari sebuah jabatan tanpa dapat berbuat banyak untuk rakyat yang dipimpinnya.
      Dulu sempat saya tidak mempercayai kata-kata bahwa seorang pemimpin itu dilahirkan, bukan dibentuk.  Ternyata memang ada perbedaan yang sangat signifikan di antara keduanya.  Seseorang yang dilahirkan sebagai pemimpin mempunyai kharisma yang besar, yang dapat menarik individu lain, seperti medan magnet.  Sedangkan pemimpin  yang lahir karena ditunjuk, tidak akan sanggup melakukan itu.  Tetapi mereka tetap dapat memimpin dengan baik apabila dapat mengayomi dan menanamkan ajaran yang baik kepada yang dipimpinnya.  Mereka yang ditunjuk hanya 'pura-pura' memiliki kharisma, dan sebagian anak buah, karena mengharapkan kedudukan yang lebih aman akan ber'pura-pura' terpesona..
     Sebenarnya seperti apa sih pemimpin yang baik dan bagaimanakah seharusnya sikap seorang pemimpin ? Berbagai literatur ataupun pendapat berusaha merinci apakah itu pemimpin yang baik, antara lain :
  • Pemimpin yang baik adalah yang mampu memimin dirinya sendiri.  Memberikan instruksi merupakan hal yang sangat mudah, semudah membagikan kartu nama,  tetapi berperan serta dalam instruksi yang diberikan adalah hal yang penting untuk seorang pemimpin
  • Jangan menjadikan tempat yang dipimpin adalah kerajaan.  Seorang pemimpin harus mampu berpikir bahwa semua orang dapat berada dalam posisinya, menggunakan kekuasaan secukupnya dan tidak memandang kedudukan tersebut sebagai sebuah hirarki, melainkan tugas.
  • Mempunyai kepribadian yang kuat dan bertanggung jawab.  Memang benar bahwa seorang pemimpin adalah seorang yang memiliki kekuasaan, tetapi tidak berarti mereka boleh melakukan apa saja tanpa memikirkan tanggung jawabnya.  Jangan menjadi pemimpin yang hanya dapat meminta tanggung jawab tanpa mampu memberikan contoh, karena bagaimanapun pemimpin adalah panutan.
  • Menuntaskan pekerjaan.  Banyak pemimpin yang merasa apabila masa jabatannya berakhir, mengatakan bahwa "permainan telah selesai". Pemimpin yang baik merasa bahwa pekerjaan tidak akan pernah selesai
  • Memberikan penghargaan yang selayaknya.  Hal ini akan memotivasi bawahan untuk bekerja dan loyal terhadap institusi tersebut.
  • Tak pernah berhenti belajar.  Seorang pemimpin yang baik tidak enggan untuk berhenti belajar, meng-update pengetahuan dan kemampuannya.
Kriteria dari literatur lain yaitu seorang pemimpin harus memiliki sifat :
~. berani mengorbankan harta yang dimiliki untuk yang dipimpinnya
~. mempunyai moral yang terpuji
~. berkata jujur dan bertanggung jawab atas perkataannya
~. ramah dan santun, karena pemimpin adalah orang yang melayani yang dipimpin, bukan sebaliknya
~. bersikap sederhana untuk menjembatani antara dirinya dengan yang dipimpinnya
~. mampu menilai dengan netral dan tidak subjektif
~. tidak menyakiti, menghargai perbedaan.  Bahwa terkadang ada perbedaan pendapat dengan bawahan, bukan berarti harus mengalahkan pendapat bawahan dan selalu menggunakan pendapatnya sendiri.  Adakalanya pendapat bawahan lebih baik, dan pemimpin yang baik adalah yang mampu menerima masukan tersebut.

Kepemimpinan Dalam Islam
Sesungguhnya, dalam Islam, figur pemimpin ideal yang menjadi contoh dan suritauladan yang baik, bahkan menjadi rahmat bagi manusia (rahmatan linnas) dan rahmat bagi alam (rahmatan lil’alamin) adalah Muhammad Rasulullah Saw., sebagaimana dalam firman-Nya :
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS.
al-Ahzab [33]: 21).
         Dalam Islam seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sekurang-kurangnya 4 (empat) sifat dalam menjalankan kepemimpinannya, yakni : Siddiq, Tabligh, Amanah dan Fathanah (STAF):
(1) Siddiq (jujur) sehingga ia dapat dipercaya;
(2) Tabligh (penyampai) atau kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi;
(3) Amanah (bertanggung jawab) dalam menjalankan tugasnya;
(4) Fathanah (cerdas) dalam membuat perencanaan, visi, misi, strategi dan mengimplementasikannya.
Selain itu, juga dikenal ciri pemimpin Islam dimana Nabi Saw pernah bersabda: “Pemimpin suatu
kelompok adalah pelayan kelompok tersebut.” Oleh sebab itu, pemimpin hendaklah ia melayani dan bukan dilayani, serta menolong orang lain untuk maju.